Hotel dekat Temple Bar, Dublin, Irlandia

Menampilkan 10 hotel
  • The Morrison Dublin, Curio Collection by Hilton

    0,10 mil
  • Pusat Kota Hampton by Hilton Dublin

    0,33 mil
    Sarapan cuma-cuma
  • Home2 Suites by Hilton Dublin City Centre

    0,59 mil
    Sarapan cuma-cuma
  • Conrad Dublin

    0,78 mil
  • Pusat Kota Hilton Garden Inn Dublin

    0,78 mil
  • The Wilder Townhouse, Hotel SLH

    0,94 mil
    Parkir gratis
  • Hilton Dublin

    0,99 mil
  • Hotel Dylan, Dublin, Hotel SLH

    1,24 mil
  • Hilton Dublin Kilmainham

    1,79 mil
    Kolam renang dalam ruangan
  • Hilton Dublin Airport

    5,34 mil
Halaman 1 dari 1
Halaman 1 dari 1

Mengapa Temple Bar terkenal di Dublin?

Dengan kehidupan malamnya yang terkenal, jalan-jalan berbatu yang indah dan budaya yang semarak, Temple Bar tidak diragukan lagi merupakan salah satu distrik paling terkenal di Dublin. Terletak di sisi selatan Sungai Liffey, Temple Bar menarik penduduk setempat dan wisatawan yang ingin merasakan kehidupan jalanannya yang ramai melalui budaya pub lokal yang otentik.

Pelaku jalan, mulai dari pengamen hingga band tradisional, menambah pesona khas daerah ini sehingga terasa seperti tempat yang meriah sepanjang tahun. Selain pertunjukan langsung, Temple Bar juga menaungi berbagai institusi budaya, seperti galeri seni, pusat film, teater, dan tempat pertunjukan.

Distrik ini memadukan daya tarik sejarah dengan energi perkotaan, menjadikannya tempat yang ramah bagi orang-orang dari segala usia. Baik Anda mencari sejumput Guinness, musik tradisional, atau untuk melihat seni setempat, Temple Bar menawarkan sepotong suasana eklektik Dublin.

Apa sejarah di balik jalan-jalan berbatu Temple Bar?

Jalan-jalan berbatu di Temple Bar mewujudkan asal-usul abad pertengahan Dublin sambil juga berfungsi sebagai kain perkotaan yang melampaui masa lalunya dan memberikan relevansi kontemporer. Temple Bar mulai berkembang pada abad ke-17, sebagai lingkungan modis di tepi selatan Sungai Liffey yang menawarkan perpaduan ruang hunian, komersial, dan perajin.

Trotoar berbatu ini berfungsi sebagai penghubung langsung ke sejarah tersebut, sehingga pengunjung dapat mengintip apa yang terlihat dan dirasakan dari area ini pada hari itu.

Temple Bar bahkan menghadapi kemungkinan pembangunan kembali pada abad ke-20, namun tindakan para penduduk pada pertengahan hingga akhir tahun 1980-an menghidupkan kembali daerah ini dengan cara yang mempertahankan bentuk bersejarahnya, serta fungsinya, dengan jalan bebatuan, jalur, dan bukit yang terus memainkan bagian integral dalam pengalaman Temple Bar.

Apakah ada pertunjukan musik tradisional di Temple Bar?

Musik tradisional Irlandia adalah bagian tak terpisahkan dari energi sosial Temple Bar yang tersohor. Hampir selalu ada pertunjukan yang berlangsung di beberapa pub atau tempat di area tersebut dengan The Temple Bar Pub dan The Auld Dubliner adalah salah satu yang paling menonjol.

Instrumen tradisional seperti fiddle, bodhrán, dan peluit timah umum digunakan dalam sesi ini, yang menampilkan lagu rakyat terkenal dan penuturan kisah dengan keterlibatan khalayak yang sering. Beberapa pertunjukan lebih spontan dan informal, dengan musisi hanya berkumpul dan bermain bersama, sementara yang lain dijadwalkan dan diumumkan dengan baik sebelumnya.

Selama festival dan akhir pekan, musik ini sering mengudara dan menarik orang lewat dari jalan-jalan terdekat. Baik Anda menjelajahi Temple Bar di siang hari maupun malam hari, ada kemungkinan besar Anda akan menemukan pertunjukan musik live.

Apakah Temple Bar memiliki pusat budaya atau galeri?

Ya, Temple Bar menaungi sejumlah institusi budaya yang melampaui reputasi kehidupan malamnya. Temple Bar Gallery + Studios adalah ruang seni visual yang menampilkan pameran sementara oleh seniman Irlandia dan internasional, menjadikannya suar kreatif dalam komunitas seni visual.

Menampilkan bioskop independen, film berbahasa Irlandia, dan klasik, selain menawarkan prakarsa pendidikan, Irish Film Institute (IFI) juga merupakan bagian dari sorotan budaya Temple Bar. Project Arts Centre, salah satu tempat seni kontemporer paling menonjol di Irlandia, adalah tempat pengunjung dapat menikmati pertunjukan teater, tarian, dan seni visual.

Lembaga-lembaga ini telah berkontribusi pada merek Temple Bar sebagai "kwartalan budaya" Dublin, sebuah gelar yang muncul sebagai bagian dari upaya revitalisasi perkotaan pada tahun 1990-an. Judul ini semakin diperkuat melalui berbagai ruang pameran kecil yang menonjol, seni pertunjukan, dan instalasi umum sepanjang tahun, sehingga Temple Bar menjadi ruang hibrida tempat hiburan berpadu dengan pertukaran budaya dan pengembangan kreatif.

Bagaimana Temple Bar mendapatkan namanya?

Temple Bar diyakini dinamai menurut Sir William Temple, diplomat Inggris abad ke-17 dan provokat Trinity College Dublin dengan "Bar" yang kemungkinan mengacu pada pembatas atau jalur yang ditinggikan yang terletak di tepi sungai. Penamaan tersebut juga memiliki beberapa kesamaan dengan Temple Bar London, gerbang seremonial yang memisahkan Kota London dari Westminster.

Selama tahun 1600-an, ketika Dublin berkembang, tanah keluarga Kuil di sepanjang tepi sungai menjadi bagian dari pengembangan bertahap kawasan ini. Temple Bar mengalami beberapa transformasi, mulai dari lingkungan orang kaya hingga pengabaian yang luar biasa, sebelum mengalami kebangkitan pada akhir abad ke-20.

Saat ini, sebagian besar pengunjung tertarik dengan pub dan kehidupan malamnya, tetapi Temple Bar berdiri untuk mengingatkan kita akan masa lalunya yang dinamis yang memainkan peran inti dalam membentuk kota yang terus berkembang ini.

*Harga berdasarkan ketersediaan saat ini selama 30 hari ke depan dan dapat berubah. Masukkan tanggal yang tepat untuk harga spesifik dan ketersediaannya.